Lentera di Tengah Kabut
Oleh: [+sosmed] Di sebuah dusun kecil yang tersembunyi di lereng gunung, hiduplah seorang pemuda bernama Kalam . Usianya baru menginjak dua puluh tiga tahun, tetapi jiwanya telah lelah oleh seribu tanya. Ia tumbuh di tengah keluarga yang taat beragama, namun hatinya selalu dihantui oleh satu pertanyaan besar: "Apa sebenarnya kebenaran itu?" Sejak kecil, Kalam dikenal sebagai pemuda yang cerdas dan kritis. Ia tidak pernah menerima sesuatu begitu saja tanpa memahami akarnya. Gurunya di pesantren dulu sering berkata, "Kalam ini lain dari yang lain. Ia tidak puas hanya dengan kulit, ia ingin sampai ke inti." Namun justru kecerdasan itulah yang kini membelenggunya dalam kabut keraguan . Empat bulan telah berlalu sejak Kalam meninggalkan pesantren. Ia memutuskan untuk 'cuti' dari segala aktivitas keagamaan yang selama ini ia jalani secara rutin. Bukan karena ia membenci agama, tetapi karena ia ingin menemukan sendiri kebenaran yang selama ini hanya ia terima s...